halaman

Wrath of the Titans (2012) BluRay 720p


Perseus (Sam Worthington), anak hasil hubungan terlarang Dewa Zeus dengan manusia biasa, tetap memilih menjadi manusia, meski ayahnya, Zeus (Liam Neeson) mengabarkan bahwa kehidupan para dewa sedang terancam. Makin sedikitnya manusia yang menyembah dewa, menyebabkan kekuatan para dewa melemah, tak terkecuali Zeus sendiri. Zeus meminta Perseus ikut andil dalam menyelamatkan negeri para dewa dan juga manusia. Satu monster akan bangkit dan akan mengancam kehidupan manusia dan para dewa. Namun Perseus tidak mau membantu ayahnya. Perseus (Sam Worthington), anak hasil hubungan terlarang Dewa Zeus dengan manusia biasa, tetap memilih menjadi manusia, meski ayahnya, Zeus (Liam Neeson) mengabarkan bahwa kehidupan para dewa sedang terancam. Makin sedikitnya manusia yang menyembah dewa, menyebabkan kekuatan para dewa melemah, tak terkecuali Zeus sendiri. Zeus meminta Perseus ikut andil dalam menyelamatkan negeri para dewa dan juga manusia. Satu monster akan bangkit dan akan mengancam kehidupan manusia dan para dewa. Namun Perseus tidak mau membantu ayahnya. Kemudian, Zeus bersama anaknya, Ares (Edgar Ramirez) serta saudara kandung Zeus, Poseidon (Danny Huston), menemui saudara mereka, Hades (Ralph Fiennes) agar mau menyatukan kekuatan untuk menyelamatkan alam semesta. Hades juga menolaknya, karena ia kecewa dengan tindakan Zeus dimasa lalu karena mengasingkannya. Celakanya, Ares rupanya menginginkan monster tersebut, yang adalah Ayah dari Zeus, Poseidon, dan Hades yaitu Kronos, bangkit untuk sebuah tatanan dunia yang baru. Poseidon berhasil dicelakai oleh Ares dan Zeus ditangkap dan disekap. Sementara itu, di alam manusia terjadi kepanikan besar dengan adanya serangan dari naga berkepala dua. Perkampungan terbakar, korban berjatuhan, tak terkecuali putra Perseus, Hellus (John Bell). Perseus panik bukan main melihat nyawa anaknya terancam. Perseus akhirnya berhasil menaklukkan naga api dan menemui ayahnya, Zeus di kuil para dewa. Alangkah terkejutnya Perseus mendapati Zeus tidak berada di sana. Saat itulah, Poseidon datang dalam keadaan sekarat, memberitahunya soal Zeus dan pengkhianatan Ares. Poseidon memerintahkan agar Perseus menemui Agenor (Toby Kebbell), putra Poseidon yang setengah dewa, dan Ratu Andromeda (Rosamund Pike). Setelah itu, Poseidon pun tewas menjadi gumpalan debu. Singkat cerita, Perseus pun pergi mencari Agenor. Saat berjumpa dengan Agenor, lewat berbagai macam bujukan, Agenor pun bersedia membantu menyelamatkan Zeus. Mereka berdua pun berangkat ke tempat Zeus ditahan, yang penuh jebakan yang menggila. Sedangkan di sisi lain, monster api akan bangkit. Zeus berhasil membujuk Hades agar mau melepaskannya. Ares pun murka dan terjadilah pertarungan. Zeus hampir dikalahkan Ares, namun Perseus datang dan berhasil menyelamatkannya. Celakanya, di sisi lain, monster mematikan dari kerak neraka sudah terlanjur bangkit dan alam semesta pun terancam musnah. 

Download
Selengkapnya....

Star Trek Into Darkness [2013]


Di tahun 2009, dimana Hollywood dikuasai oleh film-film science fiction orisinal seperti Avatar serta District 9, J. J. Abrams mampu mencuri banyak perhatian penikmat film dunia ketika dirinya kembali menghadirkan sebuah franchise legendaris bernama Star Trek dengan sentuhan yang baru. Meski awalnya banyak mendapatkan keraguan, khususnya dari para penggemar setia franchise tersebut – yang biasa menyebut diri mereka sebagai Trekkies, dengan bermodalkan naskah cerita arahan Roberto Orci dan Alex Kurtzman yang sangat cerdas, Abrams mampu menghadirkan sebuah presentasi kisah Star Trek yang cukup segar dan modern untuk dapat meraih banyak penggemar baru namun tetap terasa sangat familiar untuk dapat memuaskan para penggemar lamanya. Kesuksesan tersebut jelas telah membuka pintu kesempatan yang sangat lebar bagi Abrams untuk dapat menjelajah lebih jauh dalam menangani seri lanjutan franchise film yang telah dimulai semenjak tahun 1979 tersebut. Di tahun 2009, dimana Hollywood dikuasai oleh film-film science fiction orisinal seperti Avatar serta District 9, J. J. Abrams mampu mencuri banyak perhatian penikmat film dunia ketika dirinya kembali menghadirkan sebuah franchise legendaris bernama Star Trek dengan sentuhan yang baru. Meski awalnya banyak mendapatkan keraguan, khususnya dari para penggemar setia franchise tersebut – yang biasa menyebut diri mereka sebagai Trekkies, dengan bermodalkan naskah cerita arahan Roberto Orci dan Alex Kurtzman yang sangat cerdas, Abrams mampu menghadirkan sebuah presentasi kisah Star Trek yang cukup segar dan modern untuk dapat meraih banyak penggemar baru namun tetap terasa sangat familiar untuk dapat memuaskan para penggemar lamanya. Kesuksesan tersebut jelas telah membuka pintu kesempatan yang sangat lebar bagi Abrams untuk dapat menjelajah lebih jauh dalam menangani seri lanjutan franchise film yang telah dimulai semenjak tahun 1979 tersebut. Jika Star Trek akan membawa para penontonnya kepada awal kisah petualangan dua sahabat, Captain James T. Kirk dan Commander Spock, dalam mengarungi angkasa luas bersama dengan para pengisi kapal luar angkasa Enterprise lainnya seperti Dr. Leonard McCoy, Pavel Chekov, Hikatu Sulu, Nyota Uhura dan Montgomery Scott, maka Star Trek Into Darkness sepertinya berusaha untuk lebih mendalami kembali hubungan persahabatan yang terjalin antara dua sahabat yang berasal dari dua planet yang berbeda tersebut – tentu saja dengan tambahan plot kisah yang akan memberikan kesempatan bagi film ini untuk menghadirkan deretan adegan aksi seperti yang telah disajikan di seri sebelumnya. Mendapatkan tambahan tenaga pemikiran dari Damon Lindelof (Prometheus, 2012) di jajaran penulis naskahnya, Star Trek Into Darkness sayangnya hadir dengan jalinan kisah yang terlalu sederhana untuk disajikan dalam durasi sepanjang 133 menit yang membuat banyak bagian film ini terasa bertele-tele dan datar dalam penceritaannya. Star Trek Into Darkness memulai perjalanan kisahnya dengan menceritakan mengenai Captain James T. Kirk (Chris Pine) yang mendapatkan penurunan jabatan setelah dirinya melanggar salah satu aturan Starfleet – walaupun hal tersebut dilakukannya demi untuk menyelamatkan salah satu kru pesawat luar angkasa Enterprise yang ia pimpin. Kejadian tersebut secara perlahan lantas membuat hubungan persahabatan antara Captain Kirk dengan Commander Spock (Zachary Quinto) menjadi renggang. Dengan kondisi hati dan pemikiran yang berjalan bimbang, Captain Kirk sekali lagi mendapatkan peringatan dari mentornya, Rear Admiral Christopher Pike (Bruce Greenwood), mengenai bagaimana tingkah lakunya sebagai seorang pemimpin yang terkadang tidak sesuai untuk diaplikasan dalam keseharian masa tugasnya. Namun, penurunan posisi jabatan bukanlah satu-satunya masalah besar yang akan dihadapi oleh Captain Kirk. Salah seorang pegawai Starfleet, John Harrison (Benedict Cumberbatch), ternyata melakukan pengkhianatan terhadap organisasi tersebut dan merancang sebuah tindakan bom bunuh diri kepada fasilitas rahasia Starfleet di London, Inggris. Sialnya, tindakan bom bunuh diri tersebut ternyata hanyalah sebuah awal dari rencana John Harrison – yang kini telah melarikan diri ke Kerajaan Klingon – untuk menghancurkan Starfleet. Dengan kondisi organisasi yang berantakan, Captain Kirk kemudian mendapatkan kembali jabatannya untuk memimpin Enterprise. Dan bersama dengan Commander Spock serta deretan kru yang ia percayai – plus seorang petugas baru yang mampu mencuri perhatiannya, Dr. Carol Marcus (Alice Eve), Captain Kirk memulai misi Enterprise untuk mengejar dan menangkap John Harrison. Terlepas dari usaha J. J. Abrams untuk menghadirkan sebuah penceritaan yang menyajikan lebih banyak deretan adegan aksi jika dibandingkan dengan seri sebelumnya, Star Trek Into Darkness pada dasarnya adalah sebuah jalinan cerita yang memaparkan lebih dalam tentang persahabatan antara Captain Kirk dengan Commander Spock – suatu hal yang membuat banyak karakter pendukung lainnya terpaksa harus “disingkirkan” dengan hanya mendapatkan porsi penceritaan yang minimalis. Bukan sebuah masalah besar, khususnya ketika Star Trek Into Darkness mampu mewarnai kisah persahabatan tersebut dengan gambaran mengenai sikap kepemimpinan serta pengorbanan yang dilakukan kedua karakter tersebut dalam mempertahankan serta membela sosok sahabat mereka. Sayangnya, di sisi lainnya, fokus yang terasa sedikit berlebihan terhadap kisah persahabatan Captain Kirk dan Commander Spock sepertinya membuat Abrams gagal untuk dapat mengembangkan berbagai plot penceritaan lain yang dihadirkan dalam film ini. Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, kehadiran kisah persahabatan antara Captain Kirk dan Commander Spock dalam porsi penceritaan yang lebih luas membuat keberadaan banyak plot cerita pendukung yang berada di sekitar Star Trek Into Darkness menjadi kurang begitu esensial kehadirannya – termasuk dengan plot kisah mengenai serangan yang dilakukan oleh karakter John Harrison terhadap Starfleet. Bagian ini sepertinya hanya dihadirkan untuk memastikan keberadaan deretan adegan aksi dalam jalan cerita film ini. Karenanya, sebuah kisah pengejaran yang dilakukan oleh kru Enterprise terhadap karakter John Harrison akhirnya berlangsung panjang dengan beberapa kejutan hadir di beberapa persimpangan ceritanya. Abrams mampu menggarap sisi aksi dari plot penceritaan tersebut dengan baik. Namun porsi kisah yang terlampau familiar namun diperpanjang sedemikian rupa membuat Star Trek Into Darkness seringkali terkesan bertele-tele, melelahkan dan hadir tanpa poin penceritaan yang berarti. Chris Pine dan Zachary Quinto sendiri sepertinya telah mampu melepaskan bayang-bayang para pemeran karakter Captain Kirk dan Commander Spock dari seri terdahulu franchise ini. Baik Pine dan Quinto berhasil menghidupkan karakternya dengan baik serta, yang paling penting, terlihat begitu nyaman dalam memerankan dua karakter ikonik tersebut. Meskipun dengan karakterisasi peran yang cenderung datar, Benedict Cumberbatch mampu hadir mencuri perhatian dalam setiap kehadirannya di dalam jalan cerita. Mungkin jika Star Trek Into Darkness mampu memberikan penggalian yang lebih dalam lagi terhadap karakter John Harrison, maka penampilan Cumberbatch akan terasa lebih kuat keberadaannya. Selain karakter Captain Kirk dan Commander Spock, nyaris tidak ada karakter yang tampil kuat di sepanjang presentasi penceritaan Star Trek Into Darkness. Lihat bagaimana karakter Nyota Uhura (Zoe Saldana) yang kini hanya berfungsi sebagai karakter “sang kekasih” di dalam jalan cerita. Begitu juga dengan beberapa karakter-karakter lain seperti Dr. Leonard McCoy (Karl Urban), Pavel Chekov (Anton Yelchin), Hikatu Sulu (John Cho) dan Montgomery Scott (Simon Pegg) yang terkesan hadir hanya sebagai perangkat jalan cerita tanpa pernah hadir dalam porsi yang benar-benar utuh. Bahkan karakter Dr. Carol Marcus yang diperankan oleh Alice Eve mungkin hanya dihadirkan sebagai aksesori untuk memperindah tampilan visual cerita belaka. Secara sederhana, dalam urusan karakterisasi, Star Trek Into Darkness gagal untuk mengikuti jejak pendahulunya – dalam hal membuat setiap penontonnya mampu merasa tertarik dengan setiap karakter yang hadir di dalam jalan cerita, peduli terhadap mereka dan akhirnya menjalin ikatan emosional untuk terus mengikuti kisahnya. Harus diakui, J. J. Abrams mendapatkan sebuah pencapaian yang luar biasa melalui Star Trek. Tidak hanya mampu meyakinkan para penggemar lama franchise ini, namun dengan jalan cerita yang begitu cerdas, penuh dengan sentuhan komedi yang kuat serta deretan karakter yang hangat, versi reboot dari Star Trek mampu menjangkau jutaan penggemar baru. Sayangnya, Star Trek Into Darkness kurang begitu mampu untuk mencapai tingkatan kecerdasan yang diraih oleh pendahulunya. Tidak buruk, namun seri kedua ini sepertinya terlalu berfokus untuk menghadirkan sisi hiburan daripada berusaha untuk tampil brilian sekaligus mengesankan dalam sajian penceritaannya dengan lebih mengutamakan tampilan visual pada deretan adegan aksinya. Gagal untuk tampil istimewa. 

Download
  Selengkapnya....

Pain Nad Gain (2013)


Sinopsis dan Alur Cerita Film Pain & Gain (2013) Daniel Lugo (Mark Wahlberg) adalah binaragawan biasa yang bekerja di Sun Gym bersama dengan temannya Adrian Doorbal (Anthony Mackie). Sinopsis dan Alur Cerita Film Pain & Gain (2013) Daniel Lugo (Mark Wahlberg) adalah binaragawan biasa yang bekerja di Sun Gym bersama dengan temannya Adrian Doorbal (Anthony Mackie). Bosan menjalani kehidupan yang miskin, Lugo berencana untuk menculik Victor Kershaw (Tony Shalhoub), pengusaha kaya yang biasa berlatih di gym. Lugo berencana memeras uang dari dia melalui penyiksaan. Dengan bantuan dari seorang penjahat yang baru keluar dari penjara, Paul Doyle (Dwayne Johnson), “Sun Gym Gang” pun berhasil mendapatkan Kershaw untuk menandatangani seluruh keuangannya. Tapi ketika Kershaw selamat dari percobaan pembunuhan oleh ketiga orang tersebut, dia lantas menyewa detektif swasta Ed Du Bois (Ed Harris) untuk menangkap mereka setelah Departemen Kepolisian Miami gagal melakukannya. 

Download

Selengkapnya....

R.i.p.d. [2013]


Berkisah tentang dua orang polisi dari R.I.P.D (Rest In Peace Department), sebuah departemen yang bertugas untuk melindungi dan melayani umat manusia dan menangkap penjahat yang telah mati yang enggan masuk ke neraka. Berkisah tentang dua orang polisi dari R.I.P.D (Rest In Peace Department), sebuah departemen yang bertugas untuk melindungi dan melayani umat manusia dan menangkap penjahat yang telah mati yang enggan masuk ke neraka. Veteran sheriff Roy Pulsifer (Jeff Bridges) telah menghabiskan karirnya sebagai polisi legendaris yang dikenal piawai melakukan pelacakan roh mengerikan yang cerdik menyamar sebagai orang biasa. Misinya? Untuk menangkap dan mengadili penjahat yang berusaha melarikan diri dari penghakiman terakhir dengan bersembunyi di antara manusia di Bumi. Disini, Roy berpartner dengan Nick Walker (Ryan Reynolds), seorang polisi yang tewas karena dibunuh oleh penjahat. Nick sendiri penasaran siapa yang telah membunuhnya dan berniat membalas dendam sembari melakukan pekerjaannya melawan penjahat-penjahat di neraka. Berdua mereka bahu-membahu mengembalikan keseimbangan kosmis...atau melihat terowongan akhirat mulai mengirimkan jiwa-jiwa jahat dan marah dengan cara yang sangat salah 

Download

Selengkapnya....

Vehicle 19 2013 720p


Seorang pria yang baru saja dibebaskan dari penjara tanpa disadari mengambil mobil sewaan yang salah setelah penerbangan yang panjang. Seorang pria yang baru saja dibebaskan dari penjara tanpa disadari mengambil mobil sewaan yang salah setelah penerbangan yang panjang. Setelah Ia menemukan seorang wanita yang terikat di bagasi mobil tersebut, Ia segera menyadari bahwa dirinya telah menjadi target dari kepolisian yang akan menggunakan cara apapun yang diperlukan untuk menghentikan dirinya dan "penumpang" wanita tersebut dari mencapai gedung pengadilan untuk bersaksi melawan oknum-oknum korupsi yang ada di kota tersebut 

Selengkapnya....

Beautiful Mind (2008)


Film ini menceritakan tentang kisah perjuangan seorang ahli matematika genius yang bernama John Forbes Nash, yang berhasil menciptakan konsep ekonomi yang kini dijadikan sebagai dasar dari teori ekonomi kontemporer. Selama Perang Dingin berlangsung, Nash mengidap schizophrenia yang membuatnya hidup dalam halusinasi dan selalu dibayangi ketakutan hingga ia harus berjuang keras untuk sembuh dan meraih hadiah Nobel tahun 1994, kala ia memasuki usia senja. Film ini menceritakan tentang kisah perjuangan seorang ahli matematika genius yang bernama John Forbes Nash, yang berhasil menciptakan konsep ekonomi yang kini dijadikan sebagai dasar dari teori ekonomi kontemporer. Selama Perang Dingin berlangsung, Nash mengidap schizophrenia yang membuatnya hidup dalam halusinasi dan selalu dibayangi ketakutan hingga ia harus berjuang keras untuk sembuh dan meraih hadiah Nobel tahun 1994, kala ia memasuki usia senja. John Nash merupakan seorang yang genius karena kegeniusannya ia masuk ke universitas bergensi, Princeton University. Ia merupakan orang yang suka menyendiri, pemalu, rendah diri, dan introvert. Nash mengatakan bahwa ia tidak terlalu suka berhubungan dengan orang lain dan menurutnya tak ada orang yang menyukainya. Selain itu, ia juga merupakan orang yang arogan dan bangga akan kepandaiannya. Ini ditunjukkannnya dengan cara menolak mengikuti kuliah yang dianggapnya hanya menghabiskan waktu dan membuat otak tumpul. Sebagai gantinya, Nash lebih banyak meluangkan waktu di luar kelas demi mendapatkan ide orisinal untuk meraih gelar doktornya dan diterima di pusat penelitian bergengsi, Wheeler Defense Lab di MIT. Selain itu, Nash mempunyai teman sekamar bernama Charles Herman, mempunyai keponakan yang bernama cilik Marcee. Menurut Nash, teman sekamarnya itu sangat mengerti dirinya. Nash suka menulis rumus di jendela kamarnya dan perpustakaan yang secara tidak sengaja ia berhasil menemukan konsep baru. Hidup Nash mulai berubah ketika ia diminta Pentagon memecahkan kode rahasia yang dikirim tentara Sovyet. Di sana, ia bertemu agen rahasia William Parcher. Dari agen rahasia ini, ia diberi pekerjaan sebagai mata-mata. Pekerjaan barunya ini membuat Nash terobsesi sampai ia lupa waktu dan hidup di dunianya sendiri. Nash mulai jatuh cinta pada seorang gadis bernama Alicia Larde. Setelah Nash menikah, Nash menjadi semakin parah. Ia semakin ketakutan dan terlihat aneh. Akhirnya, Alicia Larde mulai curiga dengan kondisi suaminya tersebut. Larde mulai mencari tahu tentang teman sekamar Nash yang pernah diceritakannya. Ketika Larde mencari tahu , ternyata teman yang diceritakan oleh Nash tidak ada dan ternyata, Nash hanya tingga sendiri di astrama tersebut. Nash semakin hari semakin ketakutan karena ia merasa diikuti oleh agen rahasia. Dari situlah Larde membawa Nash ke sebuah rumah sakit jiwa untuk diobati. 

Selengkapnya....

Jumper (2008)


JUMPER adalah film fiksi ilmiah adaptasi dari novel fiksi berjudul sama karya Steven Gould (1992). Film yang disutradarai Doug Liman dan dibintangi Hayden Christensen, Samuel L. Jackson, Jamie Bell, Rachel Bilson dan AnnaSophia Robb ini akan dirilis pada 14 Februari. Berkisah tentang David Rice (Hayden Christensen), film yang mengambil syuting di Roma, Toronto, Tokyo, dan Canada ini menuturkan perjalanan seorang pemuda yang memiliki kemampuan teleportasi (berpindah tempat) ke manapun dia mau. David Rice sejak berusia 5 tahun harus tinggal bersama ayahnya yang permabuk. Tanpa alasan yang jelas, ibu David meninggalkan David di Empire State Building di New York dan sejak itu tidak pernah lagi muncul. JUMPER adalah film fiksi ilmiah adaptasi dari novel fiksi berjudul sama karya Steven Gould (1992). Film yang disutradarai Doug Liman dan dibintangi Hayden Christensen, Samuel L. Jackson, Jamie Bell, Rachel Bilson dan AnnaSophia Robb ini akan dirilis pada 14 Februari. Berkisah tentang David Rice (Hayden Christensen), film yang mengambil syuting di Roma, Toronto, Tokyo, dan Canada ini menuturkan perjalanan seorang pemuda yang memiliki kemampuan teleportasi (berpindah tempat) ke manapun dia mau. David Rice sejak berusia 5 tahun harus tinggal bersama ayahnya yang permabuk. Tanpa alasan yang jelas, ibu David meninggalkan David di Empire State Building di New York dan sejak itu tidak pernah lagi muncul. David pertama menyadari bahwa ia memiliki kemampuan teleportasi saat ia berusia 15 tahun. Saat ia hampir tenggelam ke dalam sungai yang sedang tertutup es, refleksnya membuat ia berpindah ke dalam perpustakaan kota tempat ia tinggal. Sejak itu David memutuskan pergi dari rumah dan menggali kemampuan teleportasinya. David berhasil hidup nyaman dengan memanfaatkan kemampuannya ini. Ia masuk ke dalam lemari besi bank kemudian keluar lagi tanpa ketahuan siapa pun. Dari hasil 'merampok' bank ini, David bisa hidup berfoya-foya dari satu kota ke kota yang lain. Pada saat yang sama, ada sebuah kelompok yang menamakan dirinya Paladin. Kelompok ini selalu berusaha memburu dan membunuh orang-orang dengan kemampuan seperti David yang mereka sebut Jumper. Paladin yang dipimpin oleh Roland (Samuel L. Jackson) ini menganggap bahwa hanya Tuhan yang berhak memiliki kekuatan itu. David kemudian bertemu dengan Griffin (Jamie Bell), yang juga seorang Jumper. Dari Griffin, David mengetahui bahwa ke dua kelompok ini memang saling bermusuhan sejak ribuan tahun yang lalu. Bisakah David lolos dari kejaran para Paladin ini? 

Selengkapnya....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...